Sebuah Janji

Pernahkah anda membuat perjanjian unik. Ini kisah perkawananku ketika masih duduk sebagai santri MTs Al-Falah. Dua lelaki dan 3 wanita berkumpul. Selembar kertas dihadapan mereka telah ditanda tangani masing-masing orang. Ya itu perjanjian untuk tidak saling mengatakan cinta kepada sesama teman.

Sumpah bukan aku inisiatornya. ..!

Tapi aku bilang ikut aja. Tanda tangan juga. Maka sepanjang hidup tanpa pacar.

Bahkan ketika menikah Sabtu, 08 September 2007 aku berijab kabul tanpa pacaran. Keluargaku hingga kini baik baik saja. Ombak kecil, landai dan sedikit kejutan. Berputra-putri 3 orang. Sehat, lincah dan memiliki pesona masing-masing.
Mengapa aku menulis ini…?. Aku berat untuk menceritakan. Namun demi kalangan jomlo yang kadang sudah hati ketika mau berumah tangga maka aku bersedia menulisnya.

Jodoh itu bagian dari rizki yang harus diusahakan. Namun tidak usah ngoyo.
Boleh jadi jodohmu kawanmu
Boleh jadi jodohmu gurumu
Boleh jadi jodohmu orang yang jauh dari kampungmu
Boleh jadi jodohmu orang yang tidak pernah kamu inginkan.

So, terima baik-baiknya. Berbaiki buruk-buruknya. Menurutku pasangan yang baik itu bisa membangunmu untuk sholat subuh, dan memintamu untuk kemasjid. Sesederhana itu, pokoknya kumpulkan seribu kebaikan. Maka kau akan menjadi karang yang kokoh.
Jangan ki lupa bahagia le.


Profil Fb Penulis | Sumber Tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s