Sepuluh Santri Al-Falah Ikut Kemah PonPes di Makassar

Kegiatan Pramuka di Pesantren mendapat kesempatan untuk berkembang lagi. Dari 25 utusan peserta dari Departemen Agama Kabupaten Luwu Utara, 10 diantaranya adalah santri dari Al-Falah.
Perkemahan Antar Pondok Pesantren se-Sulawesi Selatan ini dilaksanakan di Asrama Haji Sudiang pada Jumat-Ahad, 17-19 April 2009. Menjelang Ramadhan tahun lalu sebenarnya telah diadakan Perkemahan yang sama di Tingkat Kabupaten. Kala itu perkemahannya di Al-Falah. Dan yang sangat menyedihkan adalah jumlah peserta perkemahan yang hanya sedikit, bahkan sangat sedikit. Empat pesantren saja.
Tapi ini bisa jadi kesempatan besar buat adika Anggota Pramuka Gudep 06.083-06.084 MA Al-Falah Lemahabang untuk berkembang. Setelah menyabet Juara Umum 1 pada Pertikara (Perkemahan Tingkat Saka Bhayangkara) Luwu Utara pada Desember 2008 lalu, diharapkan perkemahan kali ini juga mengulang kesuksesan yang sama.
Penyeleksian peserta pada tingkat pesantren pun sangat ketat. Sepuluh santri yang akan berangkat terdiri atas 5 orang Putera dan 5 orang puteri. Mereka adalah Andi Rahman Hakim (XI IPS), Bisri Mahmudi (XI IPS), Mahbub Suaibi (XI IPA), Suhartono (XI IPA), Saiful (X), Angki Anggraini (XI IPA), Rahmawati (XI IPA), Rita Fatimah (XI IPA), Susi Purnika Sari (XI IPA), dan Aisri Khotimah (X).
Semoga berjaya Kawan..
Keep fighting eui!
Jangan lupa jaga kesehatan ya!
🙂

Berita Bahagia Buat Mantan Calon Legislatif

Meski belum final, beberapa di antara Calon Legislatif Pemilu 2009 mesti bersiap menjadi Mantan Calon Legislatif.
😆
Saya tahu, ada beberapa caleg yang telah mengeluarkan dana hingga bilangan 200jt untuk kampanye di tingkat kabupaten. Syukurnya, dana itu banyak yang dirupakan pada pembangunan fisik sarana sosial, utamanya masjid, jalan, dan jembatan.
Andai Bapak dan Ibu tak terpilih sebagai Anggota DPRD/DPR, saya berdoa semoga Allah memberi keikhlasan di hati atas segala sumbangan yang telah diberikan. Andai tak dapat jabatan di Parlemen, moga-moga dapat pahala di sisi-Nya.
Ingat Pak, jabatan itu amanat. Kalau Bapak tidak terpilih, artinya Allah belum percaya atas kepemimpinan Bapak.
So, its time to do contemplation. Be more instrospecting..
Pasti ada yang ‘tak benar’ pada proses, hingga Bapak terpilih dari Caleg menjadi mantan Caleg.
Sabaaar.. sabaar..
:mrgreen: