Sang Pengumbar Janji

Aneh memang, manusia adalah makhluk yang kadang lupa dengan apa yang ada padanya. Diberi nikmat sebesar apapun, tetap ada perasaan kurang di hatinya. Wajar, dalam beberapa kisah kita bisa lihat, diberi sebuah gunung emas pun manusia masih akan meminta gunung emas yang lain.
Lha, aku pengen ngeliat beberapa kejadian akhir-akhir ini. Kecelakaan kapal, kebakaran, banjir di segala penjuru. Andaikan kita berada sebagai salah satu korban pada musibah di atas, bisa jadi kita adalah salah satu orang seperti judul yang saya maksud.
Kita sering terlalu menjadi pengobral janji pada Tuhan. Kala susah, kita berjanji sepenuh hati akan berbuat kebaikan, dekat dengan Tuhan, menjauhi kemungkaran. Lha tapi ketika sudah terlepas dari masalah, kita akan kembali terlena, asyik masyuk dengan maksiat dunia. Yang kadang memang membuat kita tak pernah merasa puas.
Wets, postingan ini hanyalah refleksi atas beberapa kejadian yang menimpa negeri tercinta. Semoga kala kesusahan datang, kita bukanlah Sang Pengobral Janji pada Tuhan. Kalaupun iya, semoga kita adalah pengobral yang jujur, yang memenuhi setiap kata pada janji kita.
Amin..
🙂

(Sajian baru stelah hampir setahun, tak terasa..)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: