Ketika …

Ketika semuanya telah berlalu
Ketika semuanya telah berakhir
Ketika semuanya hanya menjadi catatan sejarah
Ketika semuanya hanya menjadi kenangan
Kita tersadar bahwa semua hanya khayalan
Khayalan sebuah keinginan akan keterbatasan
Keterbatasan sebagai insan
Insan yang selalu mendambakan keindahan

Sayang…..
Hari esok lebih panjang
Hari esok lebih menggembirakan
Hari esok lebih mempesonakan
Dan tentunya hari esok yang lebih mempunyai kenikmatan yang dalam
Sayang…
Ingatkah kau tentang hikmah perjalanan perjuangan
Ingatkah kau tentang bagaimana kita dimainkan perasaan
Ingatkah kau bahwa kita telah bergelut dengan khayalan-hayalan masa depan
Ingatkah kau tentang kenikmatan yang kita rasakan hanya sebatas nafsu anak zaman
Aku telah ajarkan tentang bagaimana mencapai impian
Aku telah ajarkan bagaimana sang bijak mengambil keputusan
Aku telah ajarkan tentang makna kehidupan
Aku telah ajarkan tentang kemudian setelah kehidupan
Sangat munafiq kalau kita menjawab tantangan dengan alasan
Sangat kerdil kalau kita selalau bermahkotakan keterbatasan
Sangat cengeng kalau kita hadapai perpisahan dengan tangisan yang tidak berkesudahan
Sangat bodoh kalau kau tidak punya harapan masa depan
Ia …
kalau kemarin adalah keindahan
Kalau kemarin kebahagiaan
Kalau kemarin kenikmatan
Tetepi perlu di ingat bahwa yang kemarin adalah sebuah catatan kenangan
Aku pingin kita bisa menjadi orang besar yang selalu melakukan kebijaksanaan
Aku pingin kita bisa menjadi orang hebat dengan tulisan-tulisan
Aku pingin kita bisa menjadi orang dengan penuh kebajikan
Dan aku sangat pingin kita menjadi orang yang bisa menjawab segala pertanyaan alam dengan senyuman…
Dan aku yakin kita bisa menangkan pertarungan-pertarungan
Itulah beberapa alasan kenapa harus kita putuskan persoalan-persoalan perasaan….
Kau akan menjadi matahari di waktu siang dan rembulan di waktu malam
Dengan coretan-coretan tangan kita akan tunjukkan sejarah anak zaman
Untuk wujudkan dunia yang penuh kasih sayang dan peradaban yang penuh kedamaian dengan perbedaan-perbedaan yang selama ini masih membuahkan peperangan…

Makhrus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: